LIVE EKONOMI IHSG Menguat +0.65% ke 7.320 • BI-Rate Diproyeksi Bertahan di 6.00% • Rupiah Stabil Rp 15.680/USD • Cadangan Devisa RI Mencapai USD 149.9 Miliar • Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut ke Bulan ke-54
Friday, 6 November 2026
Makroekonomi & Fiskal

Survei ECINT: Ketahanan Fiskal Indonesia dan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Menghadapi Geopolitik 2026

Lembaga riset Economic Insight Indonesia (ECINT) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap berdaya tahan pada kisaran 5.1% - 5.3%, ditopang konsumsi domestik dan efisiensi belanja negara.

Penulis: admin-news • Diterbitkan: 6 November 2026, 07:51 WIB • Estimasi: 1 menit baca

JAKARTA — Lembaga riset independen Economic Insight Indonesia (ECINT) merilis laporan proyeksi fiskal terbaru yang menyoroti kemampuan daya tahan ekonomi nasional di tengah tensi fragmentasi geopolitik global dan fluktuasi harga komoditas primer.

Berdasarkan kajian kuantitatif dewan peneliti ECINT, konsumsi rumah tangga domestik yang kuat serta stabilitas belanja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) menjadi jangkar utama penahan guncangan eksternal.

“Efisiensi alokasi belanja modal dan percepatan hilirisasi komoditas strategis merupakan fondasi krusial yang menjaga neraca fiskal Indonesia tetap kredibel di mata investor global,” jelas laporan riset ECINT.

Prospek Kuartal Mendatang

Survei ini juga menyoroti bahwa rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) masih berada dalam batas aman di bawah 39%, jauh di bawah ambang batas undang-undang sebesar 60%. Manajemen penerbitan surat berharga negara (SBN) yang disiplin turut memperkuat kepercayaan pasar modal.